May 21

Wisuda Kartini


[13 Mei 2020/Prof Sri Hartati dan keluarga]

Rangkaian kata ini saya dedikasikan untuk ibu, ayah, Adik, dan teman teman yang mengenal dan mendukung saya dan selalu setia baik suka maupun duka..

Rabu ini saya sangat bersyukur karena hari ini adalah hari yang penting dalam kehidupan saya yaitu hari saya mendapatkan penghargaan atau ijazah Sarjana Elektronika dan Instrumentasi Universitas Gadjah Mada tercinta.

Saya sangat bersyukur karena apapun hal yang terjadi baik dan  buruk sudah ada porsinya, kebahagiaan tidak hanya dalam bentuk harta dan jabatan namun saling berbagi ketika kita lebih, memberi maaf bagi yang melakukan kesalahan juga termasuk kebahagiaan.

Saya adalah anak pertama dari 4 sekawan dimana saya harus menjadi teladan bagi Adik dan keluarga. Bisa masuk dan bersekolah di kampus biru adalah keinginan dan impian banyak orang. Saya sangat bangga bisa mengenyam pendidikan dan persahabatan di kampus Universitas Gadjah Mada ini, banyak cerita suka dan duka yang saya jalani, dalam beberapa episode ada sisi romantis dan ada sisi pedih jatuh bangun menyusun lembaran kehidupan itu semua saya lakoni dengan ikhlas karena saya percaya the power of D. U. I. T (“Do’a, usaha, Ikhlas, dan Tawakal) saya percaya tiada usaha yang sia sia.

Wisuda kali ini tema yang saya bawakan adalah Kartini. Mengapa Kartini? karena Kartini adalah sosok wanita bangsawan yang lincah dan menginspirasi seperti TRINIL ya ini adalah nama  burung yang lincah.

Saya juga ingin seperti TRINIL walaupun dari keluarga bangsawan tetapi tidak mau di istimewa kan seperti bangsawan dalam artian tidak manja, kita harus bisa berdiri diatas kaki sendiri meskipun banyak yang ingin menjatuhkan itu biasa tergantung bagaimana kita menyikapi. Jika kita sabar ikhlas dan berserah diri pada tuhan Insya Allah tuhan akan beri petunjuk. Ibarat kata pepatah “Banyak orang yang ingin menjatuhkan, tapi sikapmu sendiri lah yang menjatuhkan diri mu sendiri”. Saya Belajar banyak dari Kartini bahwa sebagai wanita kita tidak boleh tergantung dengan laki laki, kita harus bisa mencari nafkah sendiri selagi kita masih mampu dan diberi kesempurnaan ilmu. Apapun usaha yang kita jalani jika itu halal maka jalan kan saja.

Hari ini aku rindu akan teman dan sahabat namun aku sadar bahwa situasi tidak memungkinkan, di hari ini sesungguhnya aku rindu teman, khususnya teman yang selalu perhatian padaku dan menanyakan saudara ku bila bertemu. mungkin dia sibuk dan jauh disana dan tidak sempat mengucapkan selamat. aku sangat rindu.

Mengeja Rindu
(By : Sari Dewi)
Untuk sahabat ku…
Dimanapun kamu..
Tetaplah menjadi matahari ku..
Kamu boleh diam di hari wisuda ku..
Bahkan..
Diam diam..
Raga mu..
Di malam itu..
Senyumanmu..
Ingat ku wajahmu ..
Berikan semangat itu..
Tatapan hangatmu..
Dari balik pintu..
Tentang revisi tulisan ini itu..
Baca, ulang, tulis dan mengeja rindu…
Demi akhir perjuanganku..
Di kampus biru…
-I miss you every day be..
I will smile for you
Who lives in my mind
Wait for me, while hiding sad words in your heart
Wherever you are, I never say goodbye
🙂

Princess of Frogs (69)

A person with an eagerness in learning something new.
I am able to speak and write Japanese and Mandarin besides
English.I’m skilled at operating computer including language
programming and editing software.I mostly talk about drone technology.travel,foods,livestyle and fashion


Copyright 2021. All rights reserved.

Posted May 21, 2020 by Princess of Frogs in category "Uncategorized

About the Author

A person with an eagerness in learning something new. I am able to speak and write Japanese and Mandarin besides English.I’m skilled at operating computer including language programming and editing software.I mostly talk about drone technology.travel,foods,livestyle and fashion

Leave a Reply

Your email address will not be published.