Inilah 5 Cara Mudah Ke Luar Negeri Untuk Mahasiswa

ByVisions education

Inilah 5 Cara Mudah Ke Luar Negeri Untuk Mahasiswa

Nih saya mau cerita lagi tentang tren para kawula muda jaman milenium. Yosh, apalagi kalau bukan KEPO-in sesuatu. Kalau nggak ‘know every particular object‘ itu yaa madesu*, nggak kekinian b-g-t, cemeen, kurang hitz, dan pasti bawaannya bikin baper** melulu. Kata Pak Guru, pada dasarnya kepo itu bagus buat kite-kite nih, biar tambah pinter. Apalagi kepoin yang banyak manfaatnya dan bergizi buat otak. Asal jangan berlebihan aja sih keponya. Kenapa?? Yaa, Nenek bilang itu berbahaya. Emang kenapa bahaya?? Yaa, ntar jadinya sotoy. Apaan tuh sotoy?? Au ah, kepo deh.

Namanya udah jadi mahasiswa itu pasti tingkat keponya tinggi, tahu dunia sekitar aja nggak cukup. Maunya tahu yang lebih dan lebih lagi. Pernah tahu serial ‘Attack On Titan’? Di situ diceritain perjuangan manusia buat nembus batas kehidupan di dalam tembok beton. Atau, pernah nonton ‘The Hunger Games‘, ‘Divergent‘, ‘The Maze Runner‘ dll.? Semuanya menggambarkan perjuangan untuk mendapatkan kehidupan yang menurut mereka jauh lebih baik di luar sana. So, kepo is OK. Apalagi kepo tentang negara lain yang ada di luar Indonesia. Pasti kebayang kan pengen ke sana. Travelling, hunting foto, nyobain kuliner, dan berbagai alasan yang membuat kita pengen merasakan sedikit waktu untuk bisa berada di sana. Buat para single, mungkin jodoh kamu yang udah disiapin oleh Tuhan, ternyata bertemunya di sana. Bisa jadi kan? :)

Jadi, bepergian ke luar negeri (LN) itu banyak asyiknya. Baca tulisan pertama saya di atas buat intronya. Buat kamu mahasiswa, rasanya “life is flat” jika kamu nggak bisa memanfaatkan fasilitas kampus untuk bepergian ke luar negeri dengan gratis. Daripada sedih bin dongkol liat teman-teman bisa travelling aje gile ke LN sambil upload-upload foto narsis sampe bikin ngiler, mending cari tahu rahasia-rahasia yang membuat mereka bisa sampe ke sana. Check it Out!

1. Ikut Kompetisi Internasional

Gambar dari: http://www.rsm.nl/
Gambar dari: http://www.rsm.nl/

Sudah banyak kawan-kawan kita yang memanfaatkan kompetisi internasional untuk menunjukkan bermacam kelebihan dan tingkat intelegensi, dengan berajang di luar Indonesia. Bidangnya bermacam-macam, ada olahraga, sains, public speaking, seni, dan lainnya. Hasilnya bisa dibilang sungguh sangat membanggakan. Melihat kibaran merah putih di negara lain, merupakan pengalaman yang pastinya sangat menakjubkan. Bahkan cara ini (ikutan kompetisi internasional), sudah biasa dilakukan oleh adik-adik kita di tingkat SMP hingga SMA, yang menjadi perwakilan dalam Olimpiade Sains Nasional Tingkat Internasional. So, manfaatkanlah jejaring, alumni, dan semua media yang bisa diakses di kampus kita. Barangkali ada selembar atau dua lembar kompetisi yang sesuai dengan minat dan bakat kamu. Tidak ada salahnya untuk ikut kan? Sst.., biasanya pihak kampus akan memberikan uang saku dan reward atas kontribusi kamu membawa harum nama kampusmu di LN.

2. Ikut Program Internship

Gambar dari: http://jto.s3.amazonaws.com/ This photo taken on November 7, 2014 shows Indonesian nurse Lestari Nur Hadiansyah (L) talking to an elderly woman at a nursing home in Futtsu, in eastern Tokyo. Japan's Industrial Trainee and Technical Internship Program (TTIP) scheme allows tens of thousands of foreigners, mostly from China, Vietnam and Indonesia to come to Japan, supplying labour for industries including textiles, construction, farming and manufacturing. Prime Minister Shinzo Abe also knows healthcare must look abroad to plug its shortfall due to the burgeoning ranks of elderly, who contribute little in tax but cost a lot in welfare and health. AFP PHOTO / Toru YAMANAKA
Gambar dari: http://jto.s3.amazonaws.com/

Pengen sekalian merasakan hidup di LN? Biasanya kampus-kampus internasional membuka program Short Internship yang mengizinkan mahasiswa asing untuk ikut dalam program perkuliahan/laboratorium dalam waktu satu hingga tiga bulan. Akomodasi yang diberikan pun cukup baik, seperti tiket PP, free meals, dan penginapan low cost. Manfaatkan ketua jurusan/program studi kamu untuk tahu lebih banyak mengenai hubungan dengan kampus-kampus LN dan akses info dari web-home campus mereka, terkait program internship. Kamu juga bisa menghubungi profesor yang namanya biasa tercantum di website kampus tersebut, untuk menggali info tentang internship. Meskipun ada tantangan pada website yang berbahasa asing (Bahasa Inggris, Jepang, dsb.). Untuk ini, kamu bisa meminta sedikit bantuan pada Google Translate untuk mangalih bahasakan website tersebut.

3. Ikut Exchange Student Program

Gambar dari: http://biz.ewha.ac.kr/
Gambar dari: http://biz.ewha.ac.kr/

Pernah tahu JENESYS, ASEAN Community Forum, Harvard Youth Community dll.? Itu adalah sebagian kecil dari program Student Exchange (pertukaran pelajar) yang biasanya menjadi magnet bagi para mahasiswa, untuk bisa mendapatkan peluang berwisata ke LN secara cuma-cuma. Paket tawaran yang diberikan pun menggiurkan, mulai dari tiket penerbangan PP, biaya konsumsi, biaya transportasi, penginapan, dan bonus jalan-jalan ke berbagai obyek wisata, dan itu semua sekali lagi, cuma-cuma bro! Tetapi tugas untuk para delegasi tetap ada, biasanya berupa presentasi, diskusi atau debat. Tentu saja peserta yang dipilih adalah lagi-lagi mahasiswa.

Manfaatkan akun-akun line penyedia layanan seperti Campus Corner, Spirit for Indonesa, iCampuss, dll., yang rutin memberikan informasi terkait pertukaran pelajar. Siapkan paspor dan pelajari cara memperoleh VISA, agar jika kesempatan datang, kamu bisa lebih siap. Pengalaman, ketersediaan paspor, dan CV*** yang oke, adalah poin-poin penting jika kamu ingin mengikuti program pertukaran pelajar tersebut.

4. Ikut Konferensi Internasional

Gambar dari: http://aatk.org/
Gambar dari: http://aatk.org/

Sudah pernah buka heysuccess.com, www.conferencealerts.com?? Coba sejenak ketikkan alamat tersebut di web browser kalian daaan.. VOILA!! Banyak informasi tentang konferensi internasional dengan bidang yang sangat lengkap, yang bisa kamu ikuti. Selain bisa memilih tema konferensi, kamu juga bisa mendapatkan pilihan konferensi yang fully funded atau partial funded. Sehingga kamu tak perlu repot-repot lagi memikirkan biaya publikasi ilmiah yang biasanya merogoh kocek cukup dalam. Ya, konferensi internasional adalah cara selanjutnya yang bisa kamu coba untuk bepergian ke LN. Kamu “tinggal” men-submit paper, hasil penelitian, skripsi, atau tugas kuliah yang relevan sebagai syarat untuk berpartisipasi. Tentunya cara ini diperuntukkan bagi kamu yang telah memiliki nilai speaking cukup dan nggak tersendat-sendat. Sebab, kamu harus mampu mempresentasikan hasil studi kamu ke audiens yang rata-rata tidak paham Bahasa Indonesia. Berani menerima tantangan ini?? Kamu bisa mengajak dosen-dosen kamu untuk menjadi pembimbing dan tim penyusun sekaligus. Konferensi ini adalah cara paling populer buat kamu yang bercita-cita menjadi akademisi. Dan support kampus bisa dibilang cukup besar untuk hal ini. Sebab di beberapa kampus, ada yang menggunakan kebijakan: ‘pernah mengikuti konferensi’ sebagai pengganti nilai tugas akhir a.k.a. skripsi. Wanna join?

5. Bergabung dengan Internasional Community atau Volunteer Program

Gambar dari: http://www.projects-abroad.com.au/
Gambar dari: http://www.projects-abroad.com.au/

Buat kamu yang berjiwa sosial, aktif di kemasyarakatan, banyak lho program relawan-relawan yang bersifat internasional, dan bisa diikuti. Ada Hands! Program, Unicef, AISEC, dll. Tiap komunitas memiliki misi yang berbeda. Kamu bisa menyesuaikan dengan minat dan passion kamu. Ada yang fokus di bidang kebencanaan, sosial masyarakat, anak – anak, dll. Yang namanya relawan pasti tidak dibayar, sebab keberadaan mereka sungguh tak ternilai harganya (ciee..). Dengan mengikuti program ini, kamu bisa menambah jejaring dan memperkuat kemampuan komunikasi dalam bahasa asing. Cobalah sesekali mampir di International Office yang ada di kampus kamu. Manfaatkan keberadaan mereka untuk bertanya tentang tawaran program sejenis.

Selain itu, jika kamu berminat menambah skill dengan cara menimba ilmu ke LN melalui pendidikan lanjut, kamu bisa update page HLN MITI KM dan ikuti program bimbingan online Youth Connection. Ada juga beberapa konsultan studi ke LN yang populer yaitu Indonesia Mengglobal, HotCourses, Sahabat Beasiswa dan Pemburu Beasiswa.

+++ [Bonus] Social media is the window of the world now. Manfaatkan dunia dalam genggamanmu buat cari tahu info seputar kegiatan ke LN, entah dalam rangka kompetisi, conference, volunteering, atau undian bonus paket ke luar negeri (ups, yang pasti macem 3 poin sebelumnya aja yaaa..). Jika niat dan usahanya udah di-OK-in sama Tuhan, pasti akan ada jalan untuk menghirup bedanya udara di dunia luar nusantara. So, jangan pernah matikan mimpimu keliling dunia, meskipun sudah berulang kali rebah gagal. Bisa jadi langkahmu sudah 5cm lagi dari tanah LN itu.

Sekali lagi, terus update page HLN MITI KM, untuk dapatkan artikel-artikel menarik seputar LN. Tunggu program dari Tim HLN, yang akan mendampingi kamu untuk bantu mewujudkan cita-cita anak bangsa ke LN.

Jangan hanya diam di rumah, dunia luar itu indah kawan 😊!

Best Regards

[Adhitya Arjanggi – Staf Departemen Hubungan Luar Negeri 2015]

About the author

Visions education administrator

A person with an eagerness in learning something new. I am able to speak and write Japanese and Mandarin besides English.I’m skilled at operating computer including language programming and editing software.

Leave a Reply